Home / STORIA

STORIA

Malam Ramadan Di Tiongkok Kecil

Oleh: Efulya Himawan     GANGSIPUT.COM – PADA suatu malam, puluhan jamaah meriung di halaman Pondok Pesantren Kauman, Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (20/05). Sehabis salat tarawih, satu persatu berdatangan. Ada yang jalan kaki, ada juga yang naik kendaraan. Mereka rela menempuh jarak yang tidak begitu dekat hanya untuk mengikuti ngaji …

Read More »

Menyemai Generasi yang Bertoleransi

Beragam cara yang dilakukan, tujuannya tetap satu: menghormati keberagaman, dan terciptanya generasi yang selalu merawat Bhineka Tunggal Ika di Indonesia Oleh: Lintang Pandu Pratiwi dan Yaya Ulya GANGSIPUT.COM – GERAKAN kampanye pentingnya keberagaman akhir-akhir ini selalu mengemuka di masyarakat, ini lantaran semakin terkikisnya sikap toleransi. Setara Institute mencatat, sepanjang 2016 …

Read More »

Upacara Bendera dan Doa Keberagaman

Lagu-lagu perjuangan mereka kumandangkan, doa dan harapan mereka uraikan   GANGSIPUT.COM – JARUM jam sudah menunjuk angka sembilan, sementara penanda menit masih berada di bawahnya, angka enam. Puluhan orang yang hadir telah disiapkan sebelumnya. Seketika suasana hening, hanya suara sirine menderu lantang sebagai penanda dimulainya detik-detik proklamasi. Sampai akhirnya seorang …

Read More »

Kisah Semangkuk Toleransi

Kala sebagian orang masih gagap memaknai toleransi beragama, masyarakat Kudus telah fasih menjalankannya sejak ratusan tahun lalu melalui tradisi kuliner kerbau.   JANGAN mengeluarkan banyak energi untuk mencari semangkuk soto sapi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Susah. Mending cari soto kerbau, karena itulah ciri khas kuliner Kudus yang melegenda dan …

Read More »

Ngaji Sunyi di Pesantren Waria

  Ramadan adalah momen tepat bagi seluruh umat muslim untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik, tak terkecuali waria di Pesantren Waria Al-Fatah     AZAN Magrib sudah terdengar. Gelas plastik berisi kolak diedarkan kepada seluruh orang yang ada di serambi Pesantren Waria Al-Fatah, Bantul, DIY, pada pertengahan Juni (11/06), kemarin. …

Read More »

Gantungkan Harapan pada Limbah Kayu

Kekurangan modal menjadi hambatan klasik para perajin di daerah. Perhatian pemerintah kurang, kepercayaan bank pun belum terbentuk. TANGAN Sholikah, 38, cekatan bergerak. Dengan terampil, ia memasukkan bambu kecil panjang sebesar jeruji ke lubang papan tipis dari kayu jati. Satu demi satu jeruji terpasang. Sejurus kemudian, gunting baja di tangan perempuan …

Read More »

Sepotong Asa di Kampung Tempa

  Bantuan modal tidak pernah datang. Di bengkel, mereka tidak hanya menempa tembaga, tapi juga membentuk diri menjadi sekuat baja.   TANG… teng… tong…. Bunyi bertalu-talu itu membelah pagi. Ramai sekali. Itu bukan tabuhan musik. Suara tersebut berasal dari tumbukan martil baja yang menghantam lempeng tembaga. Sumbernya dari sejumlah bengkel …

Read More »

Sugini Ngidam Jembatan

Warga memberanikan diri menyeberangi sungai karena terpaksa. Ancaman bahaya mereka abaikan.   DUA tangan Abdul Hamid, 48, gesit menggerakkan bambu panjang yang ia pegang. Di atas Sungai Wulan, getek miliknya maju perlahan. Kekuatan bahu pria itu mampu menarik maju sampan kecil, dengan bantuan bambu sebagai tuas pengungkitnya. Itu bukan perkara …

Read More »

Wangi Eropa dari Lereng Muria

Tangan warga desa mengubah kesederhanaan menjadi barang mewah. Asiri dibuat dengan keringat dan ketekunan petani.   ASAP putih tipis kehitaman mengepul ke angkasa. Di lereng Gunung Muria, Kudus, Jawa Tengah, dia bersanding bersama kabut dingin yang menyeruak setiap pagi. Tidak ada kebakaran hutan atau lahan di Muria. Asap berasal dari …

Read More »

Warisan Yang Terbengkalai

Belum banyak mata tertuju kepada Situs Patiayam. Fosil dibiarkan telantar.   GAYA bicara Siswanto terkesan sangat tenang. Namun, ketika mengomentari keberadaan Situs Patiayam, wajah Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta itu langsung merona, bersemangat. Ia pun terus meyakinkan lawan bicaranya bahwa Patiayam merupakan situs penting bagi Indonesia. “Patiayam penting karena menyimpan bukti …

Read More »